Ini jumat ke dua ratus empat puluh, jemariku menggenggam spidol merah, melingkari kalender yang ku buat sendiri di dalam sebuah note bersampul senja. Sebuah bunyi beep mengalihkan perhatianku dari tumpukkan lingkaran merah di dalam note itu. Aku meraih ponsel, mengetik beberapa kata. Mengirimnya ke deret angka tak bernama. Singkat saja. Pesan itu berisi satu kalimat empat kata.
Jangan lupa salat jumat.